LPD UNISLA DAPAT KEPERCAYAAN KEMENDIKBUD LATIH 583 KEPALA SEKOLAH SE-KABUPATEN GRESIK

Lamongan , dalam rangka meningkatkan kompetensi kepala sekolah untuk mendukung tercapainya mutu pendidikan, Kemendikbud beri kepercayaan pada UNISLA Lamongan untuk selenggarakan diklat kepala sekolah.

Hal ini tertuang dalam perjanjian kerjasama yang berlaku selama Dua Tahun. Kerjasama tersebut ditandatangani kedua belah pihak pada 12 Juli 2019 lalu di kantor Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Karanganyar, Jawa Tengah.

Sementara itu, UNISLA mendapat kuota untuk melatih sebanyak 583 kepala sekolah se-Kabupaten Gresik, hal ini tentu sangat membanggakan, mengingat UNISLA belum pernah mendapat kepercayaan untuk mengadakan diklat Kepala Sekolah sebelumnya, apalagi langsung dari Kemendikbud.

“Alasan kenapa dipilih UNISLA sebagai salah satu penyelenggara diklat Kepala Sekolah ini yaitu karena UNISLA mempunyai sarana prasarana yang memadai, seperti; gedung menginap, gedung pelatihan, sarana kesehatan serta fasilitas penunjang lainnya” ujar Dr. Madekhan, M.Si selaku ketua LPD UNISLA dalam konferensi Pers yang digelar di Aula Utama Gedung A UNISLA.

Lebih lanjut, Rektor Universitas Islam Lamongan H. Bambang Eko Muljono, S.H., M.Hum., MM menambahkan bahwa para peserta yang mengikuti diklat ini nantinya jika lulus akan mendapatkan Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS), dimana NUKS menjadi syarat mutlak yang harus dimiliki untuk menjadi Kepala Sekolah, jika peserta tidak lulus dalam diklat ini masih ada kesempatan satu kali lagi untuk mengikuti diklat agar bisa mendapatkan NUKS, namun jika dalam kesempatan kedua masih gagal, maka yang bersangkutan akan diberhentikan dari jabatan kepala sekolah (apabila sedang menjabat kepala sekolah)/ tidak bisa menjadi kepala sekolah bagi calon kepala sekolah.

Diklat kepala sekolah yang rencananya akan dilaksanakan selama 7 hari ini akan dilaksanakan langsung melalui Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), yang melibatkan dosen FKIP sebagai mentor diklat yang sebelumnya sudah mengikuti Training of Trainer (TOT) dari Kemendikbud serta melibatkan pengawas sekolah di Kab. Gresik.

“UNISLA berkomitmen untuk melaksanakan amanat besar dari kemendikbud ini secara  professional, apalagi di tingkat Nasional sendiri hanya 150 PTS/PTN yang ditunjuk menjadi penyelenggara diklat, salah satunya UNISLA. Disamping itu juga tentu hal ini semakin meneguhkan komitmen Universitas Islam Lamongan dalam mencerdaskan kehidupan Bangsa” tegas H. Bambang Eko Muljono, S.H., M.Hum., MM.

Jurnalis            : M. Yepta Adiarta

Editor              : M. Yepta Adiarta

Publisher         : M. Yepta Adiarta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>